🐈‍⬛ Menentukan Pilihan Algoritma Yang Baik Membutuhkan Beberapa Pertimbangan Yaitu

Programkomputer umumnya dibangun dengan menggunakan beberapa algoritma untuk menyelesaikan sebuah permasalahan. Misalnya sebuah program pencarian teks seperti grep akan memerlukan algoritma khusus untuk membaca dan menelusuri file, algoritma lain untuk mencari teks yang tepat di dalam file, dan satu algoritma lagi untuk menampilkan hasil pencarian ke pengguna. Intinyalogika adalah ilmu yang mengarahkan cara berpikir untuk melakukan kegiatan dengan tujuan tertentu dan berkaitan erat dengan algoritma. Sementara algoritma adalah langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis memakai bahasa yang logis untuk memecahkan suatu permasalahan. Algoritma terdiri dari logika, metode dan pilihyang terbaik diantara yang paling baik, dan yakinlah bahwa pilihan anda adalah benar. sekalipun tidak, setidaknya anda telah memilih sesuatu. Jika ada dua pilihan yang sulit, maka itu merupakan indikasi bahwa pilihan manapun tidak terlalu besar perbedaan manfaat yang diperoleh dikurangi kerugian yang diderita apabila manfaat atau kerugian algoritmagenetika yaitu dengan cara mengalikan hasil jawaban pilihan ganda yang diperoleh peserta didik (Si) dengan bobot dari hasil generate algoritma genetika (Bi). Cara yang sama juga digunakan untuk menghitung nilai pada hasil ujian peserta didik yang lain. Bobot yang dipakai untuk contoh adalah kromosom K1. 7Qgy1vW. Kriteria Algoritma – Sejauh ini sebetulnya belum ada standarisasi tentang bagaimana menyusun algoritma. Namun pada prinsipnya, kita diberikan kebebasan untuk menyusun bentuk algoritma algorithm. Kendati begitu, kita pasti memerlukan sebuah kriteria algoritma atau dasar untuk merancang algoritma yang baik dan benar. Lalu apa kriteria itu? Menurut KBBI, Kriteria adalah ukuran yang menjadi dasar penilaian atau penetapan sesuatu. Dan pada postingan kali ini, kita akan mempelajari apa saja ukuran dasar dari penyusunan algoritma. Kriteria yang akan dijabarkan diambil dari buku yang ditulis oleh Donald E. Knuth. Beliau adalah seorang ilmuwan komputer, matematikawan dan sudah menulis banyak buku tentang Algoritma. Dan berikut adalah penjabarannya Kriteria Penyusunan Algoritma 1. Input Masukan Sebuah Algoritma harus memiliki nol input atau inputan dari pengguna user. Apa yang dimaksud dengan nol input? Nol input dapat diartikan algoritma atau program tidak mendapat inputan data dari pengguna. Bukan berarti algoritma tidak memiliki masukan sama sekali, tetapi inputan pada algoritma sudah di deklarasikan diawal program. Contoh Program mencari sebuah luas lingkaran yang memiliki rumus phi x jari-jari x jari-jari. Pada program tersebut pengguna hanya menginputkan nilai dari jari-jari tetapi tidak nilai phi. Hal ini dikarenakan nilai phi sudah dideklarasikan pada program yaitu 22/7 atau Sedangkan yang dimaksud dengan inputan dari pengguna. Seperti contoh diatas, dimana panjang jari-jari perlu diinputkan agar program dapat berjalan dan memberikan hasil yang diinginkan. 2. Output Keluaran Dalam penyusunan kriteria algoritma yang baik dan benar minimal harus memiliki satu output. Ini karena algoritma mengusung teori IPO Input-Proses-Output dimana setiap ada masukan pasti ada proses dan keluarannya. Output yang dikeluarkan oleh program dapat berbentuk File, Video, teks, audio dan lain sebagainya. Dapat juga output nya sebagai sebuah data yang disimpan di database. 3. Finiteness Terbatas Terbatas disini bukan artinya mempunyai keterbatasan dalam pengembangan algoritma tetapi algoritma yang dijalankan harus mempunyai batas. Atau bisa diartikan juga suatu program yang dirancang dan dieksekusi haruslah berhenti dan selesai pada output. Program yang buruk adalah program yang mengalami infinite, yaitu semacam program berjalan terus menerus sampai not responding atau bahasa kerennya nge-Hang. 4. Definiteness Pasti Dalam perancangan, program harus memiliki algoritma yang pasti dimana arah dan tujuan yang jelas. Program yang baik adalah program yang memiliki algoritma dengan pernyataan yang jelas seperti kapan mulai dan kapan berakhirnya sebuah progam, tujuan dari program dan output yang jelas. Pada hal ini cukup diperlukan tingkat ke peka an dalam membangun program software guna memperkecil persentasi hasil yang tidak diinginkan. 5. Efisien Penyusunan kriteria algoritma yang terakhir adalah Efisien. Menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia, efisien adalah tepat atau sesuai untuk mengerjakan menghasilkan seauatu dengan tidak membuang-buang waktu, tenaga dan biaya. Hal ini menandakan bahwa algoritma yang ditulis pada program haruslah efisien. Bagaimana program yang efisien? Program yang efisien adalah program yang tidak memakan banyak memori dan tidah melakukan hal-hal yang tidak diperlukan selama proses. Lalu kenapa efisien masuk dalam kriteria algoritma yang baik? Karena setiap program akan memakan waktu dalam setiap proses eksekusinya. Jika program mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dilakukan, maka bisa dipastikan program tersebut akan berjalan lambat. Kesimpulan Kriteria Algoritma Dari kriteria-kriteria algoritma diatas, kita dapat menarik beberapa kesimpulan antara lain Penyusunan Kriteria Algoritma harus jelas dan logis, fokus terhadap masalah yang harus diselesaikan. Proses yang dijalankan harus jelas tidak rancu atau mempunyai dua arti dan mempunyai batasan dimana algoritma akan berakhir. Algoritma haruslah efektif dan efisien untuk menyelesaikan masalah yang ada. Sekian dari saya, semoga postingan “Kriteria-kriteria Algoritma yang Baik dan Benar” dapat memberikan kita pengetahuan tentang kriteria algoritma lebih dalam lagi. Bila ada kesalahan dalam penulisan mohon dikoreksi, saya menunggu respon mengenai postingan ini dari rekan-rekan semua dapat melalui kolom komentar ataupun email ke me Terima kasih, keep calm and always code programming!!! Wasallam, Sumber Knuth, D. E. 1973. The Art of Computer Programming. Addison-Wesley Published Company. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kriteria. [diakses 1 November 2016] Kamus Besar Bahasa Indonesia. Efisien. [diakses 2 November 2016] Jakarta - Pernahkah kamu mendengar tentang algoritma? Mungkin terdengar asing untukmu, tetapi algoritma merupakan fondasi penting untuk menyelesaikan masalah dengan sistem komputer, sederhana, algoritma adalah susunan langkah penyelesaian atau metode untuk menyelesaikan suatu masalah secara sistematis dan bisa mengenalinya, algoritma memiliki ciri-ciri sebagai berikut1. Memiliki masukan atau input,2. Memiliki keluaran atau output,3. Menjabarkan langkah yang pasti, jelas, dan tidak ambigu,4. Langkah yang digunakan sederhana,5. Memiliki batasan penjelasan mengenai prinsip kerja, struktur, dan cara penyajian algoritma dalam pemrograman computer yang dikutip dari buku Algoritma dan Pemrograman karya Lamhot Sitorus, Kerja AlgoritmaPada dasarnya, algoritma merupakan deskripsi proses untuk mengerjakan sesuatu yang disusun dalam sederet aksi. Secara sederhana, prinsip kerja algoritma terbagi menjadi, masukan input, proses, dan keluaran output.Dalam kehidupan sehari-hari, prinsip kerja algoritma dapat dipahami ketika kita ingin membuat telur dadar. Sebelum membuat algoritma, hal yang perlu kita lakukan adalah mendefinisikan masukan input dan keluaran output.Berdasarkan contoh di atas, maka yang menjadi masukan adalah telur mentah dan yang menjadi keluaran adalah telur dadar matang. Dengan demikian, susunan algoritmanya menjadi sebagai berikut1. Nyalakan api kompor,2. Tuangkan minyak ke dalam wajan,3. Pecahkan telur ayam ke dalam mangkuk,4. Tuangkan garam secukupnya,5. Kocok campuran telur dan garam,6. Tuang adonan telur ke dalam wajan,7. Masak telur hingga umum, struktur dasar algoritma terdiri dari sekuensial sequential, test kondisi atau percabangan branching, dan perulangan looping.1. Algoritma SekuensialAlgoritma sekuensial adalah langkah-langkah yang dilakukan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya. Struktur ini merupakan struktur yang paling sering memiliki empat baris aksi, yaitu t1, t2, t3, dan t4, maka semua aksi akan dilakukan secara berurutan mulai dari aksi t1 sampai Algoritma Percabangan BranchingDalam kehidupan sehari-hari ada kalanya suatu kegiatan akan dilakukan dan tidak dilakukan tergantung situasi tertentu. Begitu pun dengan algoritma, ada kalanya satu atau beberapa aksi akan dikerjakan dan tidak dikerjakan tergantung situasi struktur algoritma percabangan ini digunakan untuk mengerjakan satu aksi dari beberapa pilihan yang Algoritma Perulangan LoopingSama halnya dengan manusia, algoritma juga mengenal kegiatan pengulangan, yakni melakukan satu atau beberapa kegiatan secara berulang-ulang. Namun, berbeda dengan manusia, komputer tidak mengenal istilah lelah atau bosan dalam melakukan kegiatan yang sama secara demikian, struktur perulangan atau looping digunakan untuk menjalankan kegiatan yang dilakukan Penyajian AlgoritmaPenyajian algoritma akan lebih baik jika ditulis secara sistematis. Ada tiga cara yang bisa kamu gunakan untuk menyajikan algoritma, yakni secara naratif, flowchart atau diagram/bagan alir, dan NaratifPenyajian algoritma secara naratif dituliskan dengan menggunakan cerita seperti dalam bahasa Menghitung luas segitiga menggunakan naratifLangkah-1 MulaiLangkah-2 Baca nilai AlasLangkah-3 Baca nilai TinggiLangkah-4 Hitung Luas = Alas x Tinggi / 2Langkah-5 Cetak Hasil LuasLangkah-6 Selesai2. FlowchartDengan flowchart, cara penyajian algoritma dibuat dalam urutan simbol-simbol khusus. Urutan simbol digambarkan sesuai dengan arah tanda flowchart Foto IstSumber gambar Algoritma dan Pemrograman Sitorus, 20153. PseudocodeLangkah-langkah penyelesaian masalah ini ditulis dengan cara yang mirip atau menyerupai program. Pseudocode tidak spesifik terhadap salah satu bahasa pemrograman sehingga algoritma ini dapat diterjemahkan menyesuaikan bahasa pemrograman yang ada dalam suatu Menghitung luas segitiga menggunakan pseudocodeInput AlasInput TinggiLuas ← Alas x Tinggi / 2Output LuasMeskipun ada tiga cara penyajian yang berbeda, hasil algoritma yang diberikan tetap sama. Maka dari itu, tidak ada aturan yang menyatakan harus menggunakan penyajian tertentu. Kamu bebas memilih bentuk penyajian sesuai keinginan dan begitu, algoritma yang dibuat dengan kalimat memiliki kelemahan, yaitu hanya bisa dimengerti oleh praktisi yang mengerti bahasanya. Simak Video "Sistem Transportasi di New York Dihack, Negara-negara Ini Dicurigai" [GambasVideo 20detik] pal/pal Ditulis pada October 01, 2020 Pada kali kita bahas tentang algoritma persisnya adalah menentukan pilihan algoritma yang baik membutuhkan beberapa pertimbangan yaitu pertama algoritma harus benar, kedua mengetahui baik tidaknya hasil yang dicapai, ketiga efisiensi algoritma. Ketiga point ini kita butuhkan dalam pertimbangan menentukan pilihan algoritma yang algoritma yang sudah disusun memerlukan pertimbangan khusus sebelum digunakan untuk membangun sebuah program atau aplikasi. Pertimbangan-pertimbangan yang digunakan sangat menentukan hasil akhir dari aplikasi yang dibangun. Sebagai developer aplikasi anda wajib menggunakan banyak pertimbangan dalam menentukan algoritma aplikasi yang akan anda atau penerapan teknis algoritma yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu sehingga dapat dilaksanakan oleh komputer disebut aplikasi. Aplikasi ini akan dijalankan disistem operasi yang mendukungnya oleh brainware. Disinilah letak dari keberhasilan sebuah program yang diciptakan, jika brainware puas dengan aplikasi yang anda tulisan sederhana ini dapat membantu anda yang sedang belajar simulasi komunikasi digital. Saya paham anda mungkin masih memiliki banyak pertanyaan tentang materi ini. Untuk itu kami sangat menunggu masukan dari pembaca blog ini. Semoga artikel Menentukan Pilihan Algoritma yang baik Membutuhkan beberapa Pertimbangan yaitu bermanfaat. Comment Policy Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Buka Komentar Tutup Komentar

menentukan pilihan algoritma yang baik membutuhkan beberapa pertimbangan yaitu